RSS

Perintah Membaca Alqur’an

“Sesungguhnya orang – orang yang selalu membaca Kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebagian rezki yang Kami anugrahkan kepada mereka dengan diam – diam dan terang – terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak merugi. Agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka (Karunia-Nya).”Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri” (QS.Az-Zumar [35]:29-30)

“Allah telah menurunkan perkataan yang paling baik (yaitu) Al-Qur’an yang serupa lagi berulang – ulang, gemetar karenanya orang – orang yang takut kepada Rabb-nya, kemudian menjadi tenang hati dan kulit mereka diwaktu mengingat Allah. Itulah petunjuk Allah , dengan KItab itu Dia menunjuki siapa saja yang dikehendaki-Nya. Dan baranag siapa yang disesatkan Allah, niscaya tak ada baginya seorang pemimpinpun.” (Q.S.Az-Zmuar [39]:23)

“Karena itu, bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al-Qur’an” (Q.S.Al-Muzzammil [73]:20)

Sahabat MQ yang selalu luar biasa, berdasarkan ayat tersebut di atas jelas bahwa membaca Al-Qur’an merupakan suatu perintah dari Allah yang harus kita laksanakan, sebab dengan membaca Al-Qur’an hati akan menjadi tenang dan damai yang akan menjadikan hidup kita selalu bergairah untuk meraih manfaat dunia dan akhirat ^ ^.Mari bertilawah dan mengistiqamahkannya.Amin ^ ^

 

MENGAPA KITA HARUS MEMBACA AL-QUR’AN ?

"Obat terbaik untuk jiwa dan sanubari"

Assalamu’alaikum.Wr.Wb

Apa kabar sahabat MQ ? Pastinya selalu luar biasa. Lama sudah kita tidak berinteraksi melalui media tulisan ini, Alhamdulillah setelah terbentuknya kepengurusan MQSU IT Telkom 2011/2012 kita dapat berjumpa kembali setelah sekian lama tidak bertemu dan saling berbagi ilimu. Untuk mengawali perjumpaan kita, kami ingin sedikit berbagi mengenai “Mengapa Kita Harus Membaca Alqur’an ?” karena di jaman yang serba moderen ini banyak saudara kita yang kurang mentadaburi Al-Qur’an.

Al – Qur’an adalah kalam (perkataan) Allah yang diwahyukan kepada Nambi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril.membacanya merupakan ibadah yang agung dan sumber ketenangan yang hakiki. Semakin banyak kita membaca Al-Qur’an akan semakin haus hati kita.Tidak pernah menjemukkan dan menjenuhkan, kevuali bagi mereka yang hatinya lalai.
Di dalam Al-Qur’an terdapat hidayah dan kabar gembira bagi orang yang bertakwa, serta sebagai penawar, obat dan rahmat bai kaum beriman. Barangsiapa yang menjadikan Al-Qur’an selalu didepannya niscaya Al-Qur’an membawanya menuju surga. Dan barang siapa menjadikan Al-Qur’an dibelakangnya,niscaya Al-Qur’an akan menyeretnya kedalam neraka.Al-Qur’an adalah sumber kemuliaan, kebahagiaan dan ketinggian martabat kaum muslimin di dunia dan akhirat. Allah SWT memuliakan kita dengan banyak pahala , berkah, dan keutamaan saat membacanya.Al-Qur’an adalah zikir paling utama dibandingkan zikir – zikir yang lainnya. Karena itu, seyogyanya setiap muslim selalu membaca dan menjaganya dalam setiap keadaan.

Sahabat MQ yang luar biasa marilah kita bersama – sama saling mengingatkan dan memberi semangat kepada saudara – saudara muslim kita untuk selalu mengagungkan Al-Qur’an. Semoga bermanfaat ^_^

Wassalamu’alaikum.Wr.Wb

==========================      MQSU IT TELKOM 2011/2012       ======================

Sumber : Rangkuman yang disusun oleh Kelompok Telaah Kitab Ar-Risalah disunting oleh Abdurrahman Al-Wasithy penerbit Az-Zahra Media Tama Solo

 

Jazakumullahu Khairan Katsiraa

Bismillaah…

Alhamdulillaah Muktamar ke-2 Madrasah Quran telah dilaksanakan kemarin, Ahad 17 April 2011. Agendanya laporan kerja dari tiap departemen dan pemilihan dewan formatur. Dari laporan kerja departemen, banyak hal yang masih harus kami perbaiki untuk ke depannya. Dewan formatur yang terbentuk pun, yang terdiri dari 2 dewan pembina, ketua dan sekretaris-bendahara demisioner, dan 6 orang pengurus harian, masih harus melanjutkan persiapan Madrasah Quran 2011, termasuk memilih direktur (ketua) yang baru. Doakan kami, agar semua proses ini mendapat kemudahan dari Allah subhanallahu wa ta’ala.

Jazakumullah khairan katsiraa kepada seluruh sahabat Madrasah Quran: pengurus, pengajar, peserta program, MSU family, dan seluruh perwakilan lembaga yang kemarin menghadiri Muktamar ini. Semoga semua ini mendapat ridha Allah dan berkah untuk diri maupun lingkungan sekitar kita.

Mari segarkan niat kita kembali, menata ulang semangat dan merapikan ide-ide yang terus bergulir, mengisi ulang bahan bakar hati-pikiran, dan merapatkan langkah untuk mewujudkannya.

Kuatkan ikatan TEKAD

angkat tinggi-tinggi bendera HARAPAN

Berjalanlah menuju ALLAH

dengan SUNGUH-SUNGGUH, tanpa lelah

Jika rasa lemah menyerangmu

isi jiwa dengan kekuatan AL-QURAN

libas nafsumu, jangan kasih ampun

nafsu selalu mengajakmu menuju kebinasaan…

(Syaikh Muhammad Ahmad Al-Rasyid, “Nahwal Ma’aali”)

Mari berlomba meraih syurga Allah!

Allahu Akbar!

Allahu Akbar!

Allahu Akbar!

***

posted by: Arum Amalia (Dewan Pembina MQ)
 

Q.S Al-Ma’un (Barang-Barang yang Berguna)

Surat ini menurut sebagian riwayat tergolong Makkiyah. Tapi menurut sebagian riwayat lagi tergolong Makkiyah-Madaniyah; 3 ayat pertama Makkiyah, dan sisanya Madaniyah. Pendapat yang kedua lebih diunggulkan. Walaupun secara keseluruhan, isi dari surat ini tentang riya’ dan kemunafikan yang belum dikenal dalam Jama’ah Muslim di Mekkah.

Sesungguhnya agama ini bukanlah agama yang hanya berkaitan dengan berbagai bentuk lahiriah dan ritual. Melainkan, lahiriah ibadah dan syi’ar yang berlandaskan pada keikhlasan dan ketulusan kepada Allah yang memberikan berbagai pengaruh terhadap hati sehingga mendorong untuk melakukan amal shalih. Hal ini tercermin dalam perilaku yang mengakibatkan kehidupan manusia di muka bumi ini menjadi baik dan maju.

Agama ini pun bukan penggalan-penggalan dan serpihan-serpihan yang berserakan, yang bisa ditunaikan dan ditinggalkan manusia sesukanya. Tetapi agama ini adalah sistem yang terpadu (manhaj mutakamil); di mana berbagai peribadatan dan syi’ar-syi’arnya, juga berbagai kewajiban individual dan sosialnya saling bekerjasama dan terkait, sehingga keseluruhannya mencapai suatu tujuan yang sepenuhnya memberikan kemashlahatan kepada manusia.

Seseorang secara lisan mungkin mengaku dia adalah muslim dan membenarkan agama dan berbagai persoalannya. Bisa jadi dia shalat  dan melakukan ibadah lain selain shalat, tapi hakikat keimanan dan pembenarannya masih sangat jauh darinya. Mengapa? Karena hakikat ini memiilki tanda-tanda dan bukti-bukti yang menunjukkan keberadaan dan realisasinya. Jadi, selama dia tak tergerak melakukan amal shalih, maka pada dsarnya hal ini merupakan bukti tidak adanya keimanan tersebut.

*

Surat ini diawali dengan pertanyaan yang mengarahkan setiap orang yang bisa melihat agar menyaksikan: “Tahukah kamu orang yang mendustakan agama?” dan menantikan orang yang mendengar pertanyaan ini untuk melihat ke mana isyarat itu ditujukan. Siapakah orang yang mendustakan agama itu? Siapakah yang ditetapkan Al-Quran sebagai pendusta agama itu?

“Itulah orang yang menghardik anak yatim.”

Sesungguhnya, orang yang mendustakan agama adalah orang yang menghardik anak yatim—yakni orang yang menghina dan menyakiti anak yatim.

“dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.”

Dan orang yang tidak menganjurkan memberi makan orang miskin, juga tidak berpesan untuk memperhatikannya. Seandainya ia benar-benar membenarkan agama, maka peringatan ini akan menghujam ke dalam hatinya sehingga ia tidak akan membiarkan anak yatim dan tidak akan malas untuk menganjurkan memberi makan orang miskin.

Hakikat membenarkan agama bukan sekedar kalimat yang diucapkan isan, tetapi ia juga berproses di dalam hati sehingga mendorong untuk melakukan kebajikan kepada saudara-saudaranya. Allah tidak menghendaki ucapan-ucapan semata, tetapi Allah menghendaki agar ucapan-ucapan itu disertai amal perbuatan yang membuktikannya. Jika ucapan itu tanpa diikuti amal perbuatan, maka ucapan itu tidak ada artinya di hadapan Allah.



“Maka celakalah orang yang shalat. (yaitu) orang yang lalai dalam shalatnya.”

Ayat ini merupakan doa atau ancaman kehancuran bagi orang-orang yang shalat yang lalai dalam shalatnya. Siapakan orang yang lalai dalam shalat itu?

Sesungguhnya mereka adalah:

“Orang yang riya’.”

Mereka adalah orang yang shalat tetapi tidak menegakkan shalat. Orang-orang yang melakukan gerakan shalat dan mengucapkan doa-doanya, tetapi hati mereka tidak hidup bersamanya dan tidak menghyatinya. Ruh mereka tidak menghadirkan hakikat shalat dan hakikat apa yang terkandung di dalam bacaan-bacaan, doa-doa dan tasbih-tasbih yang diucapkannnya. Sesungguhnya mereka shalat karena riya’ kepada manusia tidak ikhlas kepada Allah. Oleh sebab itu, mereka lalai dalam shalat yang mereka tunaikan. Lalai dari kewajiban menegakkannya. Padahal, yang dituntut adalah menegakkan shalat, bukan sekedar menunaikannya. Menegakkan shalat takkan terwujud kecuali dengan menyadari hakikatnya dan melaksanakannya karena Allah semata.

“dan enggan (menolong dengan) barang yang berguna.”

Karena itu, shalat tidak akan bisa menumbuhkan berbagai pengaruhnya di dalam jiwa orang-orang yang shalat tetapi lalai dari fungsi shalat tersebut. Sehingga, mereka enggan menolong dengan sesuatu yang berguna. Mereka enggan memberikan bantuan kepada saudara-saudaranya. Mereka enggan memberikan bantuan kepada hamba-hamba Allah. Sekiranya mereka menegakkan shalat secara benar karena Allah, niscaya mereka tidak akan enggan memberi bantuan. Karena, memberikan bantuan merupakan batu ujian terhadap kebenaran ibadah yang diterima di sisi Allah.

*

Sungguh, betapa Allah menyayangi kita. Mengapa? Karena, Dia tidak menghendaki dari kita untuk diri-Nya Yang Maha Suci dan Maha Kaya, tetapi Dia menghendaki kebaikan dan kemashlahatan untuk kita sendiri. Dia menghendaki kebaikan untuk kita. Dia menghendaki kesucian hati dan kebahagiaan kehidupan kita. Dia menghendaki kehidupan yang tinggi bagi kita—kehidupan yang didasarkan pada perasaan yang bersih, saling bekerja sama, sifat yang mulia, rasa cinta, persaudaraan, dan kejernihan hati dan perilaku.

Ke manakah ummat manusia pergi jauh kebaikan  ini? Dari rahmat ini? Dari puncak ketinggian yang indah lagi mulia? Ke mana pergi untuk memerosokkan dan menjerumuskan diri ke dalam kesestaan jahiliyah yang gelap dan kotor, padahal di hadapan mereka ada cahaya di persimpangan jalan?

*

Bagaimana kabar shalat-shalat kita? Sudahkah ia mengisi hampa jiwa dan membekas di setiap perbuatan kita?

***

posted by lee
source:

Quthb, Sayyid. 2008. Tafsir Fi Zhilalil Quran Jilid 13 (Juz Amma). Jakarta: Robbani Press

http://www.alquran-indonesia.com/index.php?option=com_quran&task=detail&Itemid=70&surano=107

 

 
 

Tags: , , ,

Let’s Join It!

 

 
 

Tags: , ,

BAKAT ANDAKAH YANG KAMI CARI??!!

Silakan Download Formulir berikut:

Formulir Pendaftaran Pengurus Madrasah Quran Syamsul Ulum

posted by: lee
 
1 Comment

Posted by on 22 February 2011 in Kegiatan

 

Tags: , ,

Pendaftaran Gelombang Tahsin Metode ALA MQ

Assalamualaikum wr.wb ,
Alhamdulillah pendaftaran Tahsin gelombang kedua telah di buka .. Ayo segera daftarkan diri Anda menjadi peserta Tahsin ini. Metode Tahsin yang digunakan adalah Metode Tahsin Ala MQ , yaitu BTHQ ( Baca Tulis Hafal Qur’an ). Keren kan .. ^^

Di samping kita bisa membaca Al Qur’an dengan kaidah tajwid yang benar, kita dijuga diajarkan bagaimana cara menulis Al-Qur’an dengan baik dan benar pula.. Bukan hanya itu .. Kita juga bisa meningkatkan proses hafalan Qur’an kita pada metode ala MQ ini.

Semoga dengan adanya kegiatan ini, para peserta khususnya Mahasiswa dapat membaca Al Qur-an dengan baik dan benar.. serta dapat menjadi seorang hafidz dan hafidzoh Qur’an .. :)

 
2 Comments

Posted by on 25 October 2010 in Kegiatan

 

Program Tahsin,Tahfizh,dan B.Arab Classic Madrasah Qur’an IT Telkom

PROGRAM TAHSIH, TAHFIZH, DAN B. ARAB

TAHSIN

Program tahsin MQ IT Telkom merupakan sebuah program yang mengkhususkan kepada para peserta untuk bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Tingkatan Tahsin yang ditawarkan oleh MQ IT Telkom adalah sebagai berikut :

  1. Mustawa Awwal (Tingkat Pertama)

Merupakan sebuah program tingkat pertama yang dikhususkan bagi para peserta baik yang belum bisa maupun yang sudah bisa (tapi belum lancar) membaca Al Qur’an dengan menggunakan metoda BTHQ (Baca Tulis Hafal Al Qur’an). Selain belajar membaca Al Qur’an para peserta juga akan dibiasakan untuk bisa menulis Bahasa Arab dan menghapal surat-surat pendek pada juz 30.

Target : Peserta dapat menguasai bacaan Al Qur’an dengan benar dan lancar dalam rentang waktu 2 bulan*.

Waktu : 16 kali pertemuan (2 kali pertemuan/pekan), 1 pertemuan = 90 menit.

Untuk mustawa awwal ada 2 program yang ditawarkan oleh MQ IT Telkom :

  • Reguler

Kapasitas : Maksimal 10 orang (minimal 7 orang)

Fasilitas : Buku Materi, CD Murotal 30 Juz, dan Sertifikat

Tempat belajar : MSU, kelas, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 80.000,-/orang

  • Privat

Kapasitas :satu kelas 1 s/d 3 orang.

Fasilitas : Buku Materi, CD Murotal 30 Juz, dan Sertifikat

Tempat belajar : Kosan, MSU, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 250.000,-/orang

2.  Mustawa Tsani

Merupakan sebuah program lanjutan dari Mustawa Awwal. Pada Mustawa Tsani akan digunakan metode tahsin yang biasa digunakan di lembaga-lembaga tahsin yang lain dengan bimbingan menghafal surat-surat pendek juz 30 melanjutkan hafalan dari Mustawa Awwal.

Target : Peserta dapat menguasai tahsin dengan baik dan benar*.

Waktu : 16 kali pertemuan (1 kali pertemuan/pekan), 1 pertemuan = 90 menit.

Untuk mustawa tsani ada 2 program yang ditawarkan oleh MQ IT Telkom:

  • Reguler

Kapasitas : Maksimal 10 orang (minimal 7 orang)

Fasilitas : Buku Materi, CD Murotal 30 Juz, dan Sertifikat

Tempat belajar : MSU, kelas, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 65.000,-/orang

  • Privat

Kapasitas :satu kelas 1 s/d 3 orang.

Fasilitas : Buku Materi, CD Murotal 30 Juz, dan Sertifikat

Tempat belajar : Kosan, MSU, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 150.000,-/orang

3.  Mustawa Tsalits

Merupakan sebuah program lanjutan dari Mustawa Tsani dan juga diperuntukkan bagi para peserta yang sudah mampu menerapkan tahsin dalam membaca Al Qur’an, namun belum bisa secara ragam (memperindah bacaan). Program ini akan diarahkan pada kajian murottal yaitu membahas ragam-ragam dalam pembacaan ayat-ayat Al Qur’an.

Target : Peserta mampu memperindah dan memperbagus bacaan Al Qur’an*.

Waktu : 16 kali pertemuan (1 kali pertemuan/pekan), 1 pertemuan = 60 menit.

Untuk mustawa tsalits ada 1 program yang ditawarkan oleh MQ IT Telkom:

  • Reguler

Kapasitas : Maksimal 7 orang (minimal 4 orang)

Fasilitas : CD Murotal 30 Juz, dan Sertifikat

Tempat belajar : MSU, kelas, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 55.000,-/orang

TAHFIZH

Program tahfizh MQ IT Telkom merupakan sebuah program yang ditawarkan bagi mereka yang ingin memiliki hafalan Al Qur’an. Metode yang digunakan adalah Metode Qur’anuna yaitu sebuah metode yang sudah di riset selama 6 tahun dengan teknik JUST READING NOT MEMORIZZING.

Paket yang ditawarkan oleh program tahfizh MQ IT Telkom adalah sebagai berikut :

  • Tahfizh Reguler

Kapasitas : Maksimal 5 orang (minimal 2 orang)

Target :P eserta memiliki hafalan sampai 3 juz dalam jangka waktu 1 semester**.

Waktu : 32 kali pertemuan (2 kali pertemuan/pekan), 1 pertemuan = 90 menit.

Fasilitas : Buku Panduan Metode Qur’anuna, dan Sertifikat

Tempat belajar : MSU, kelas, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 145.000,-/orang

  • Tahfizh Tematik

Merupakan program tahfizh yang dikhususkan untuk menghapal surat-surat tematik yang ada pada Al Qur’an. Seperti :

  1. Al Mulk
  2. Al Waqiah
  3. Ar Rahman
  4. Yaasin

Kapasitas : Maksimal 5 orang (minimal 2 orang)

Target :P eserta memiliki hafalan surat sesuai keinginan dalam jangka waktu 2 bulan**.

Waktu : 16 kali pertemuan (2 kali pertemuan/pekan), 1 pertemuan = 90 menit.

Fasilitas : Buku Panduan Metode Qur’anuna, dan Sertifikat

Tempat belajar : MSU, kelas, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 90.000,-/orang

BELAJAR BAHASA ARAB (Classic Method) Tahap I

Merupakan sebuah program belajar Bahasa Arab dengan kajian materi ilmu nahwu dan ilmu shorof, yang mempelajari tata bahasa dalam bahasa Arab serta kajian kebahasaan Al Qur’an.

Kapasitas : Maksimal 10 orang

Target : Peserta dapat mengerti dan memahami kaidah bahasa Arab memiliki hafalan surat sesuai keinginan dalam jangka waktu 2 bulan**.

Waktu : 4 bulan sebanyak 32 kali pertemuan (2 kali pertemuan/pekan), 1 pertemuan = 90 menit.

Fasilitas : Buku Panduan, dan Sertifikat

Tempat belajar : MSU, kelas, atau tempat di sekitar kampus (sesuai kesepakatan antara peserta dan pengajar).

Investasi : Rp. 75.000,-/bulan

FASILITAS PENDUKUNG (free)

  • Hufazh Group

Merupakan program gratis biaya pendidikan tahsin dan bahasa Arab bagi mereka-mereka yang sudah memilki hapalan Al Qur’an minimal 3 juz. Untuk kelasnya akan disesuaikan dengan program tahsin dan bahasa Arab.

  • Seminar ke-Qur’an-an

Seminar dengan mengambil tema-tema yang kontemporer saat ini yang dikaitkan dengan Al Qur’an. Seminar ini merupakan fasilitas pendukung bagi seluruh peserta aktif Madrasah Qur’an yang insya Allah akan di laksanakan minimal sebulan sekali

Notes

  • *   : maksimal tidak hadir 2 x pertemuan
  • ** : maksimal tidak hadir 1x pertemuan

CP: Indra Nurpratama(085222229007) or Melanida Tagari(081214741110)

 
Leave a comment

Posted by on 4 September 2010 in Kegiatan

 

Jadwal Tampil Peserta Ikhwan MTQ 2010

NO PESERTA NAMA LENGKAP JADWAL IKHWAN 24/8
2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

41.

43.

45.

47.

48.

49.

50

M.ABDUL TAWAB

ESHA RAMADIANSYAH

NIZAR AL-AYUBI RIDWAN

MEGI AFDRIYADI

INDRA NURPRATAMA

JERASH HERSI SAMIR

MUHAMMAD FAHRUL SAIFULLAH

AFDAN ZAMIL

ZIDNI ILMAN

MOHAMMAD ASPULLAH

IVAN MUHAMMAD P

RAHMAT DHARMA YOGA

NUR MUHAMMAD FARHAN

MASHURI HASAN

RIAD MUSTAFA SIREGAR

PURWANTO

FIKRI SIDDIQ

MUHAMMAD IHSAN SAMSUL ABIDIN

KHUSNUL KHARISMA

INGGIN GINANJAR

FUAD SYAHRUL WAFA

MOHAMMAD FAKRY ABDUL GHANI

ILHAM

RAKHMAT NURDIANSYAH

ABDULLAH IRSYAD I

08.00-08.13

08.13-08.26

08.26-08.39

08.39-08.52

08.52-09.05

09.05-09.18

09.18-09.31

09.31-09.44

09.44-09.57

09.57-10.10

10.10-10.23

10.23-10.36

10.36-10.49

10.49-11.02

11.02-11.15

11.15-11.28

12.45-12.58

12.58-13.11

13.11-13.24

13.24-13.37

13.37-13.50

13.50-14.03

14.03-14.16

14.16-14.29

14.29-14.42

*CP : 085274941575

*Semua peserta Ikhwan tampil pada hari Selasa di kampus POLITEKNIK TELKOM

 
 

Pengumuman Hasil TM(Technical Meeting) MTQ

Untuk Melihat pengumumannya silakan Unduh dibawah ini!!

Klik disini!! Hasil TM(Technical Meeting) 20 Agustus 2010

 
 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.